بِسْمِ اللّه الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
Alhamdulillahirobbil'aalamiin.
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan karuniaNYA, sehingga artikel sederhana ini dapat disusun. Sholawat serta Salam kepada Sayyidina Muhammad SAW. utusan Allah SWT yang telah menyampaikan risalahNYA, sehingga kita dapat mengenal Allah SWT, ajaran agama Islam, dan budi pekerti.
Berdasarkan surat ke-25 Al-Furqaan. Terdapat dua belas ciri sebagai hamba Allah SWT Yang Maha Penyayang. Adapun ciri-ciri hamba Allah SWT tersebut adalah sebagai berikut :
1. Berjalan diatas bumi dengan rendah hati. Rendah hati adalah hal (sifat) tidak sombong atau tidak angkuh
2. Mengucapkan kata-kata yang baik, walau berhadapan dengan orang jahil
3. Sholat Tahajud hanya karena Allah SWT.
4. Membiasakan diri dengan baca doa berikut :
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ اِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
اِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَ مُقَامًا
Rabbanashrif 'annaa 'adzaaba jahannama, inna 'adzaabahaa kaana ghoroomaa
Innahaa saa'at mustaqorrow wa muqoomaa
Artinya :
"Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahannam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal. Sungguh neraka jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman." (QS. Al-Furqaan 25: 65-66)
5. Tidak boros dan tidak pelit dalam berinfak (diantaranya).
6. Tidak menyekutukan Allah SWT dengan sembahan lain.
7. Tidak membunuh jiwa yang diharamkan, kecuali dengan alasan yang benar.
8. Tidak Berzina.
Dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya mendapat hukuman berat yaitu akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina. Kecuali bertaubat, dan beriman kepada Allah SWT serta beramal sholeh (kebajikan), maka kejahatan mereka diganti Allah SWT dengan kebaikan. Allah SWT Maha Pengampun, dan Maha Penyayang.
9. Tidak Memberikan kesaksian palsu.
10. Bila bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya.
11. Apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Allah SWT., mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta.
12. Membiasakan diri dengan baca doa berikut :
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَ ذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa zurriyaatinaa qurrota a'yun waj'alnaa lilmuttaqiina imaamaa
Artinya :
"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa". (QS. Al Furqaan 25 :74)
Ganjaran mereka (hamba-hamba Allah SWT) adalah akan diberikan balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga) atas kesabaran mereka, dan disana mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam. Mereka kekal didalamnya. Surga itu sebaik-baiknya tempat menetap dan tempat kediaman.
Wallaahu 'alamu bisshowaaf
Pelajar
Daftar Pustaka :
- Al Quranul Kariim, QS. Al-Furqaan
- kamusbesar.com
- http://liputanislam.com/kajian-islam/akhlak-kajian-islam/hak-tuhan-hak-hamba-dan-hak-antara-tuhan-dan-hamba/

Comments
Post a Comment